18075

HARI INI 0
BULAN INI 2
TAHUN INI 2984

Wawancara Monev Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi Jatim

Publish Kamis, 23 Oktober 2025

Dibaca 51 kali

KOMINFO, Sidoarjo – Kamis, (23/10) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menunjukkan keseriusannya dalam mendorong keterbukaan informasi publik. Melalui penguatan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Pemkab Sidoarjo berkomitmen memberikan pelayanan data yang transparan dan akuntabel bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo, Dr. Fenny Apridawati, S.KM., M.Kes., menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk dedikasi nyata pemerintah dalam menjalankan amanah pimpinan. Menurutnya, keterbukaan informasi adalah instrumen penting dalam melayani masyarakat di era demokrasi.

“Bukan komitmen abal-abal, karena memang betul-betul amanah dari pimpinan. Dengan keterbukaan informasi, sudah mulai mengarah ke penggunaan digitalisasi Super Apps yang terkait dengan data spasial dan satu data di Kabupaten Sidoarjo,” tegas Sekda dalam sebuah kesempatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) baru-baru ini.

Menjawab tantangan era digital, Pemkab Sidoarjo kini tengah menggarap strategi digitalisasi yang ambisius. Fokus utamanya adalah pengembangan Super Apps yang akan mengintegrasikan data spasial (keruangan) dan data sektoral ke dalam satu wadah digital yang terpadu. Inovasi ini diharapkan dapat memangkas birokrasi permohonan informasi dan mempermudah akses data bagi publik maupun pemangku kepentingan.

Tidak hanya di tingkat kabupaten, penguatan PPID kini mulai menyasar hingga level terbawah. Tahun ini, Pemkab Sidoarjo menargetkan penuntasan pembentukan dan optimalisasi PPID di seluruh desa se-Kabupaten Sidoarjo.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 41 PPID Desa telah resmi terbentuk dan mulai beroperasi. Langkah ini diambil agar arus informasi publik tidak terhenti di pusat kota, melainkan dapat diakses oleh warga langsung melalui kantor desa masing-masing.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyatakan optimismenya dalam menghadapi penilaian keterbukaan informasi publik tahun ini. Targetnya jelas: meraih predikat “Sidoarjo Informatif”, sebuah standar tertinggi bagi daerah yang berhasil mengelola transparansi informasi dengan sangat baik.

Bagikan :

Loading...